WISUDA SISWA ANGKATAN I SMP IT CENDIKIA INSANI,Way kanan,Lampung

Suasana khidmat bercampur haru menyelimuti acara Pelepasan Siswa Angkatan I dan Wisuda Tahfidz Qur'an SMP Islam Terpadu (IT) Cendekia Insani, Bertempat di Gedung Serbaguna Pemkab Way Kanan, Minggu (15/062025). 

Momen ini menjadi tonggak sejarah penting bagi sekolah yang berhasil meluluskan 35 siswa sebagai angkatan perdananya.

Acara tersebut tidak hanya menjadi perayaan kelulusan akademik, tetapi juga peneguhan komitmen sekolah dalam melahirkan generasi yang cerdas secara intelektual dan kokoh dalam nilai-nilai Al-Qur'an. 

Para siswa, dengan mengenakan toga kebanggaan, tampak antusias mengikuti setiap rangkaian prosesi.

Kepala Sekolah SMP IT Cendekia Insani, Istika Sandra Sari, dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur dan bangganya terhadap para lulusan angkatan pertama.

"Hari ini adalah hari yang bersejarah. Kami melepas 35 mutiara pertama dari rahim Cendekia Insani. Mereka adalah bukti dari sebuah proses pendidikan yang kami rintis bersama. Doa kami menyertai setiap langkah kalian," ujar Istika dengan nada haru.

Ia menambahkan, tantangan dalam membina angkatan pertama menjadi pengalaman berharga

Namun, berkat kerja sama seluruh pihak, tantangan tersebut berhasil dilewati.

"Kami berharap seluruh ilmu, adab, dan hafalan yang telah ananda dapatkan selama tiga tahun di sini menjadi bekal yang bermanfaat, tidak hanya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya, tetapi juga untuk kehidupan di masyarakat," pesannya kepada para wisudawan.

Acara ini turut dihadiri oleh jajaran pengurus yayasan. Pembina Yayasan Rumah Pendidikan Cendekia Insani, Bustami Zanudin,  menekankan pentingnya keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan keimanan sebagai fondasi utama pendidikan di Cendekia Insani.

"Visi kami sejak awal adalah membentuk insan yang cendekia, yaitu cerdas dan bijaksana, sekaligus insani, yang berakhlak mulia sesuai tuntunan Qur'ani. 

Kelulusan angkatan pertama ini adalah buah dari visi tersebut. Mereka tidak hanya siap bersaing di era digital, tetapi juga siap menjadi penjaga moral bangsa," ungkap Bustami.

<div class=Berikutnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *