*Masa Modern (Wayaloar)*
Setelah perpindahan, desa Wayaloar mengalami perubahan signifikan ke arah modernisasi. Nama desa berubah menjadi “Wayaloar,” mungkin karena perubahan kosakata dalam bahasa lokal. Desa Wayaloar berkembang menjadi pusat pertanian dan perkebunan.
*Perubahan Agama*
Di era modern, penduduk desa Wayaloar mulai menerima agama Kristen Protestan dan Islam. Namun, sebagian masih mempertahankan kepercayaan animisme, menunjukkan sinkretisme budaya yang unik.
*Warisan dan Tantangan*
Meskipun mengalami perubahan, desa Wayaloar masih mempertahankan beberapa tradisi dan kepercayaan dari masa prasejarah, seperti penghormatan kepada roh hutan dan pengetahuan tentang tanaman obat. Namun, desa ini juga menghadapi tantangan seperti eksploitasi sumber daya alam dan perubahan sosial yang dipengaruhi oleh modernisasi.
Sejarah Desa Wayaloar menceritakan kisah ketahanan dan adaptasi penduduk terhadap perubahan zaman. Warisan masa lampau masih terlihat dalam kehidupan mereka saat ini, menginspirasi generasi berikutnya untuk menjaga budaya dan lingkungan yang berharga.






