“Hasil survei didapati bahwa sebanyak 70,4 % meyakini keberadaan pembangunan PIK 2 dapat meningkatkan pendapatan penduduk setempat dan meningkatkan nilai tanah dan properti serta memberikan dorongan ekonomi lokal,” ucapnya.
“Sebanyak 82,1 % Responden menilai Bahwa PIK 2 akan dapat meningkatkan Devisa negara melalui pajak dan investasi,” terang Ahmad.
“Kemudian sebanyak 83,2 % menilai dampak pembangunan PIK 2 akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi regional dengan bertumbuhnya sektor Properti, Pariwisata dan Industri kreatif yang dapat
menarik wisatawan Domestik dan Mancanegara,” pungkas Ahmad.
“Temuan Survei sebanyak 81,4 % menilai PIK 2 dapat
memberikan dampak pada peningkatan pendapatan penduduk setempat dan dapat mengurangi Pengangguran di Tangerang dan Jakarta,” tegasnya.
“Terkait dampak sosial dengan adanya proyek pengembangan PIK 2, Maka dari temuan Survei PSI didapati Bahwa
sebanyak 83,4 % pengembangan PIK 2 dapat menambah terbukanya peluang baru bagi UMKM di bidang Pariwisata, Kuliner, dan Ekonomi kreatif,” ucap Ahmad.
“Selanjutnya sebanyak 88,4 % Responden menyatakan Bahwa PIK 2 saat ini menjadi daerah tujuan Wisata dan Kuliner yang terbaik, aman dan nyaman serta modern di Indonesia saat hari hari liburan atau weekend,” terangnya.
Terkait isu lingkungan Tentang PIK 2 dalam Survei ditemukan sebanyak 79,4 % menilai dan meyakini Bahwa PIK 2 bisa menjadi contoh pembangunan terencana yang ramah lingkungan bagi pengembangan Kota di Indonesia.
Karena itu menurut Direktur Eksekutif PSI, Ahmad Spd menyatakan bahwa hasil temuan Survei ini menunjukan penilaian yang positif dan proyek pembangunan PIK 2 ini harus mendapat dukungan penuh baik secara politik dan jaminan hukum dari pemerintah Pusat apalagi sebagian pengembangan PIK 2 berstatus Proyek Strategis Nasional (PSN).






