Selain banyaknya ucapan dan dukungan terhadap organisasinya, dia juga menyebut dalam gelaran yang dilaksanakan kemarin, 28 Juli 2024 di Candi Bentar Putri Duyung Ancol, Jakarta Utara diwarnai dengan berbagai kebudayaan Nusantara yang dipersembahkan oleh Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, SMAN 53 Jakarta, Paguyuban Warga Wonogiri (PWK) dan Paguyuban Nusantara Jawa Tengah.
Prosesi anniversary diawali dengan parade arak-arakan tamu kehormatan dengan iringan abdi dalem Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat di bawah wadah Paguyuban Kusumo Hondrowino Daerah Khusus Jakarta dan tari Pengiring atau pengantar tamu yang biasanya dipergelarkan untuk menghantarkan raja ke anjangsana kerajaan, yaitu tari Gambyong oleh Penari Paguyuban Warga Klaten.
Penyajian tari dilanjutkan dengan penampilan tarian Betawi binaan Dinas Kebudayaan Provinsi Daerah Khusus Jakarta, yaitu tari Serendong Ajer. Tarian ini dibawakan oleh 5 penari. Adapun tarian ini merupakan pengembangan dari tari Cokek dan tari Topeng Betawi dan menggunakan kipas sebagai properti dengan diiringi musik Gambang Kromong dan mampu memukau seluruh tamu undangan yang hadir.
Gelaran kesenian dilanjutkan penampilan siswa-siswi dari SMA Negeri 35 Jakarta, dibawah binaan Kepala Sekolah Herawati Sihombing serta ketua Komite SMAN 53 Jakarta, Kombespol (Purn) Agung Karang, yang juga pembina FWJI korwil Jakarta Timur.
Penyajian lagu daerah dan tarian tradisi yang dibawakan 3 peserta didik SMAN 53 tersebut yaitu tampilan tari Trio Malau, hingga seluruh hadirin turut berjoget bersama. Dalam rangka ulang tahun ke-5 Forum Wartawan Jaya Indonesia.
Sebagai organisasi yang memiliki solidaritas tinggi terhadap perjuangan pers, Opan menegaskan sajian lagu mars dan gebyar FWJ Indonesia yang dibawakan akustik oleh Firman Alfahrez maupun pertunjukan gitar tunggal oleh salah satu advokat FWJ Indonesia yang dikenal dengan sebutan Puguh Kribo merupakan corak berbeda FWJ Indonesia dengan organisasi lainnya.






