Hal serupa juga dirasakan oleh Viva Westi, selaku Co-Director dan Mohamed Nolizam, selaku Co-Produser film “Ambar” dari rumah produksi Bianglala Entertainment. Beberapa kali menyutradarai film horor, ada rasa yang berbeda yang Viva Westi rasakan ia ketika membaca konsep cerita film “Ambar”.
Menurut saya, Alif berani mengambil cerita yang tidak umum untuk film horor yang selalu hardcore. Alur cerita dan visual yang ditampilkan, meskipun terlihat ‘cantik’ tapi terasa tegang dan menakutkan. Saya akui bahwa Alif berani untuk mengambil pilihan yang tidak common yang diambil oleh pembuat film horor. Ditambah lagi dengan penulisan skenario yang ditulis oleh Sekar Ayu Asmara, plot twisnya makin tidak terduga” ungkap Viva Westi, yang dalam produksi film ini berperan sebagai Co-Director.
Film “Ambar” adalah sebuah kisah cinta dan kasih ibu dan anak yang dikemas dalam bentuk genre drama horor/ supernatural horor. Sebuah kisah horor yang disampaikan dengan alur drama yang kuat dengan adanya pesan yang ingin disampaikan.
Film ‘Ambar’ bercerita tentang bayi hasil aborsi yang ternyata di luar sana, tanpa kita ketahui dipelihara oleh dukun beranak yang kemudian dijadikan ritual sebuah pesugihan. Cerita Film ‘Ambar’ ini sebenarnya dekat dan cukup re/ate dengan kondisi yang terjadi saat ini, dengan pergaulan anak muda yang semakin bebas dan terbuka. Kami ingin menggambarkan sekaligus menyampaikan pesan tentang konsekuensi yang akan kita peroleh dari setiap tindakan kita,’ ujar Alif Fajrian, sutradara film ini. “Film ini sebetulnya sangat agamis. Apa yang kamu tanam akan kamu ambil lagi. Banyak nilai-nilai mmora/ story yang ada di dalam sini. Jadi saya bisa bilang bahwa horor yang kami buat ini bukan semata-mata horor yang menakut-nakuti saja, tapi juga mengajarkan sesuatu, kalau apa yang kamu lakukan karmanya akan seperti itu,”jelas Viva Westi yang sudah menyutradarai sederet film, seperti Anwar Ibrahim (2023), Toko Barang mantan (2020), Koki-Koki Cilik 2 (2019), Jenderal Soedirman (2015), Rayya, Light on Light (2012), Mursala (2013), Gaby and Her Song (2010), May (2008). Film “Ambar’ menghadirkan Dimas Anggara dan aktris muda berbakat asal Malaysia, Jasmine Suraya, Inggrid Widjanarko, Leony, dan sederet actor dan aktris muda berbakat, Muhammad Hanief Aryo Wibowo, Zahra Macapagal, Jenny Zhang, Aina Nisa, Rayna Snova, Amanda Tan, dan pemain cilik, Mickey.






