Komandan Lantamal XII Pontianak Pimpin Upacara Bendera Awal Bulan Tahun 2023 Di Mako Lantamal XII

TNI AL, Lantamal XII – PorosNusantara ||  Komandan Lantamal XII Laksamana Pertama TNI Suharto, S.H., M.Si.(Han) memimpin upacara bendera merah putih awal bulan tahun 2023 di Mako Lantamal XII, Jalan Raya Wajok KM.17, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Senin (02/01/2023).

Upacara bendera merah putih hari senin pada awal bulan Januari bertepatan dengan awal tahun baru 2023 yang dilaksanakan di Mako Lantamal XII langsung dipimpin Danlantamal XII Pontianak, juga di hadiri oleh Wadan Kolonel Marinir Budiarso, S.E., para Pejabat Utama, Kadis dan Kasatker Lantamal XII. Sementara itu, pasukan yang ikut melaksanakan upacara dari Satsik Lantamal XII, Kompi Perwira Menengah, Kompi Perwira Pertama, Kompi Bintara dan Tamtama Lantamal XII, Kompi Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) XII dan Kompi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Danlantamal XII Pontianak Laksma TNI Suharto dalam amanatnya menyampaikan,
“Upacara ini adalah kegiatan yang dilaksanakan setiap hari senin dan merupakan sarana tatap muka kepada seluruh prajurit, saya selaku Komandan Lantamal XII beserta jajaran mengucapkan selamat Natal bagi yang merayakan dan Selamat Tahun Baru 2023, semoga di tahun ini kita diberikan kekuatan dan kesehatan untuk mencapai cita-cita,” ujar Danlantamal XII mengawali amanatnya.

“Saya akan bacakan Perintah Harian Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., Pertama, adalah pengabdian tulus dan ikhlas dilandasi keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, teguh berpedoman Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI. Kedua, tingkatkan sumber daya prajurit TNI agar menjadi prajurit profesional, tangguh, bermoral, berdedikasi dan mempunyai loyalitas tinggi serta bermental Sapta Marga. Ketiga, pertajam naluri tempur dan kemampuan dalam pelaksanaan tugas operasi gabungan guna memperkokoh solidaritas antar satuan TNI, perkuat sinergitas TNI/Polri serta elemen pemerintah/lembaga lain. Keempat, TNI harus menjadi pengayom dan membantu kesulitan rakyat, guna memberikan rasa aman dari segala bentuk ancaman. Kelima, wujudkan reformasi birokrasi di lingkungan dan kultur organisasi TNI. Keenam, tanamkan nilai-nilai keprajuritan serta junjung tinggi Sapta Marga, Sumpah Prajurit, 8 Wajib TNI dan selalu menjaga netralitas TNI. Ketujuh, stop aksi arogansi prajurit TNI, tegas namun tetap humanis dan disegani,” kata Laksma Suharto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *