Tingkatkan Kualitas SDM, Kementerian PUPR Rehabilitasi Sarana Yayasan Pendidikan Putra

“Upaya penataan akan diawali dengan restrukturisasi kepengurusan YPP, mulai dari tingkat pusat hingga provinsi. Kemudian, membangun komunikasi dengan seluruh unit usaha pendidikan YPP, dan rencana penanganan sarana prasarana sekolah Putra dengan Direktorat Jenderal Cipta Karya,” terang Asep.

Berdasarkan hasil identifikasi yang telah dilakukan, 39 unit sarana pendidikan akan dilaksanakan rehabilitasi. Dan, 12 unit sarana pendidikan akan dilakukan pembongkaran lalu dibangun baru. “Pelaksanaan konstruksi oleh penyedia jasa akan berlangsung dari Januari hingga Mei 2023, sehingga pada Juni 2023, sebelum dimulainya tahun ajaran baru targetnya sudah dapat dilakukan serah terima aset kepada pengelola,” jelas Asep.

enteri Basuki juga kembali menekankan pentingnya pembangunan sarana pendidikan oleh Kementerian PUPR sehingga dapat memberikan manfaat sosial bagi masyarakat. “Kementerian PUPR tidak hanya meninggalkan gedung, jalan, tol, bendungan, atau infrastruktur saja. Tetapi juga sebagai kementerian yang kredibel dan dipercaya dengan orang-orang yang berintegritas dan kompeten. Saya tidak ingin kita hanya merevitalisasi saja, tetapi juga membangun sarana pendidikan baru di daerah terpencil lainnya, supaya apa yang kita kerjakan ini dapat memberikan manfaat sosial bagi masyarakat dan tentunya warga PUPR sendiri,” tandas Menteri Basuki.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Jenderal Mohammad Zainal Fatah, Inspektur Jenderal T. Iskandar, Direktur Jenderal Sumber Daya Air Jarot Widyoko, Direktur Jenderal Bina Marga Hedy Rahadian, Direktur Jenderal Cipta Karya Diana Kusumastuti, Direktur Jenderal Perumahan Iwan Suprijanto, Direktur Jenderal Bina Konstruksi Yudha Mediawan, dan Kepala BPSDM Khalawi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *