PorosNusantara.co.id – WAJO-SulSel || Bupati Wajo, Amran Mahmud berharap melalui bakti sosial yang digelar hari ini berupa Pemeriksaan Kesehatan, Pengobatan Gratis dan Pelayanan Informasi Obat ini, selain sebagai upaya menciptakan kesehatan masyarakat, juga akan memberikan informasi bagaimana mencegah penyakit dan membiasakan hidup sehat.
“Ini adalah kesempatan yang sangat bagus yang tidak boleh dilewatkan oleh masyarakat Wajo. Apalagi juga selain pemeriksaan kesehatan, pengobatan gratis dan sosialisasi tentang penyakit, ada juga pelayanan informasi obat,” ucap Amran Mahmud saat membuka Bakti Sosial di Lapangan Merdeka Sengkang, Senin (25/07/2022).
Bakti Sosial ini merupakan rangkaian Kuliah Kerja Lapangangan Plus (KKL-P) Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi (STIFA) Makassar bekerjasama (Interpersonal Collaboration) dengan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, Klinik Azka Nadhifah dan Pemerintah Kabupaten Wajo. Pembukaan secara resminya oleh Bupati Wajo melalui pemukulan gendang.
Pada kegiatan kemanusiaan ini, Amran Mahmud juga menititpkan agar dibantu sosialisasikan bahaya pernikahan anak usia dini kepada masyarakat, mengingat tingkat pernikahan anak usia dini di Kabupaten Wajo cukup tinggi.
Amran Mahmud mengaku, pihaknya bersama seluruh stakeholder terkait sudah melalukan berbagai upaya untuk pencegahan melalui sosialisasi dan ajakan persuasif maupun pemasangan baliho di kantor-kantor dan tempat strategis, termasuk komitmen pemerintah desa/kelurahan untuk tidak memberikan pengantar dispensasi nikah kepada usia anak.

“Melalui kesempatan ini, apalagi digelar dengan interpersonal collaboration, kami berharap agar dibantu sosialisasikan kepada masyarakat, baik dampak psikis, dampak kesehatan dan dampak lainnya dari pernikahan anak usia dini,” harapnya.






