KASUS PENGERUSAKAN, JPU HADIRKAN SAKSI DARI BPN KAB.WAJO.“MAJELIS HAKIM, PALING LAMBAT TGL 13 JULI 2022 SIDANG PUTUSAN”

  • Bagikan

PorosNusantara.co.id – WAJO-SulSel ||  Jaksa Penuntut Umum ( JPU ) Kejaksaan Negeri Wajo Provinsi Sulawesi selatan, Ardiansya.SH, telah menghadirkan 7 ( tujuh ) orang Saksi dua kali persidangan di Pengadilan Negeri ( PN ) Sengkang terkait kasus Pengerusakan di Laringgi Desa Lempa Kecamatan Pitumpanua Kab. Wajo Sulsel, terungkap pada Persidangan Saksi Selasa 28 Juni 2022 di PN Sengkang.

Saksi yan g dihadirkan Pada Sidang Pertama yakni, H.Agustan selaku Saksi Pelapor, Haerul Saksi yang menemani H.Agustan pada saat dimediasi di Kantor Desa Lempa, Anjas selaku Saksi melihat lansung Pengerusakan, dan Fendy Selaku Saksi yang menjual Tanah tersebut, Kemudian Pada Sidang Kedua untuk Saksi, Selasa Tgl, 28 Juni 2022 ada tiga Saksi yang dihadirkan JPU yakni, Sudirman selaku Saksi Tukang Sensong yang menebang Pohon Kelapa, Ismail selaku Saksi menanam Pohon Kelapa yang dirusak oleh Terdakwa inisial Rs dan Id, dan Andi Syafaruddin selaku Saksi dari BPN Pertanahan Kab. Wajo yang melakukan Pengukuran Pengembalian Batas sesuai sertifikat.

“Sidang Saksi Hakim Ketua A. Nur Haswah.SH, Hakim Anggota Ahmad Ali.SH, dan Hakim Anggota Hj.Aisyiah Adama.SH.MH, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ardiansya.SH dan terdakwa Rs dan Id didampingi oleh Penasehat Hukum (PH) Sudirman.SH.MH dan Wahyudin.SH”.

Saksi Sudirman dalam persidangan mengaku menebang Pohon Kelapa sebanyak 16 Pohon dan ada 4 Pohon tidak ditebang karena ada Kabel listrik, namun tidak mengetahui kalau 4 pohon kelapa yang tersisa siapa yang menebangnya, kemudian mengaku menebang Pohon Kelapa satu hari sebelum penebangan ditelpon oleh terdakwa Id untuk menebang Pohon kelapa tersebut dan menerima upah dari terdakwa ID sebesar Rp. 500.000,- dan saya dijemput dan diantar pulang oleh terdakwa ID, setelah ditanya oleh majelis Hakim siapa siapa yg ada pada waktu penebangan Pohon Kelapa , saksi Sudirman, pada waktu itu banyak orang datang termasuk terdakwa Rs, kemudian ditanya apakah pohon kelapa ditebang sampai akarnya atau ada tersisa, saksi menerangkan bahwa tersisa sekitar 40cm.

Saksi ismail, mengaku menanam Pohon Kelapa bersama Baco Haming pada saat masih Bayi anaknya bernama Agustan dalam hal H.Agustan, karena satu rumah dengan Baco Haming karena Saksi Kawin dengan Kakaknya Baco Haming yang Pemilik Sertifikat nomor 273 pembuatan sertifikat tahun 1987, setelah ditanya oleh PH terdakwa apakah pernah melihat sertifikat a.n Baco Haming ya pernah sewaktu Istrinya Baco Haming bernama Subaedah mau menjual tanah tersebut kepada H.Agustang, dan siapa pemilk tanah yang kita tanami Kelapa itu saksi menjawab itu tanah Baco Haming kenapa saksi tau kalau tanah itu tanahnya Baco Haming sedangkan saksi melihat sertifikat setelah Baco Haming meninggal, Saksi Ismail bertegas bahwa tanah itu milik Baco Haming.

ditanya berapa kali bersuami Subaedah dan berapa anaknya Saksi Ismail menjawab dua Kali yang pertama Cannu dan kedua Baco Haming, kalau anak ada dua Fendy, Agusnandar dan ada satu Meninggal yakni Nengsi , PH terdakwa Rs dan Id Sudirman SH.MH mengatakan saya melihat Kartu Keluaga Fendy, Agus Nandar dan Nency anaknya Nasir, Saksi mengatakan, memang betul karena Baco Haminng sewaktu mau menikah dengan Subaedah ganti namanya atas nama Nasir ,jadi bukan tiga kali kawin Subaedah.Baco Haming adalah Nasir jg.Jawabnya pada PH terdakwa.

Sementara Saksi A.Syafaruddin ASN dari BPN yang mengukur Pengembalian Batas sertifikat nomor 273 a.n Baco Haming, mengaku telah melakukan pengukuran pengembalian batas Pada Bulan Juli 2021, namun berita acaranya pada tanggal, 24 Agustus 2021, setelah PH terdakwa mempertanyakan ada berapa klasifikasi hasil Pengukuran Pengembalian batas Saksi A.Syafaruddin mmenjawab bahwa ada tiga Klasifikasi Yakni Pertama Sama dan Kedua Identik artinya ada tidak sama serta Ketiga tidak sesuai, sedangkan Pengembalian Batas Sertifikat nomor 273 a.m Baco Haming dan beralih kesertifikat nomor 436 a.n H.Agustan masuk pada kalsifikasi Identik artinya ada tidak sama, kemudian Majelis Hakim anggota Ahmadi Ali SH menanyakan apakah Pohon kelapa yang ditebang masuk area Sertifikat Saksi menjawab, iyya masuk pada area Sertifikat.

Majels Hakim Ketua A.Nur Haswah.SH betanya Kepada JPU apaka masih ada Saksi akan dihadirkan ,kalau ini sudah cukup, Cuma saya mengusulkan akan menghadirkan Saksi Ahli Pidana, kemudian Hakim Ketua bertanya kepada PH terdakwa masih adakah Saksi yang akan dihadirkan, PH terdakwa Rs. Dan ID Sudirman.SH.MH menyampaikan akan menhadirkan Saksi A de Charge( Saksi yang meringankan).Hakim Ketua menjadwalan Saksi Ahli disidangkan besok besok hari Rabu 29 Juni 2022 dan Saksi A de Charge hari Senin 4 juli 2022 karena hari selasa tgl, 5 juli 2022 sidang Tuntutan JPU dan hari rabu 6 juli 2022 sidang Pembelaan PH terdakwa dan Hari Kamis tanggal, 07 Juli 2022 agenda sidang Putusan. Tegas Ketua Majelis Hakim PN Sengkang sebelum menutup Sidang Saksi hari Selasa 28 Juni 2022.

Ditempat terpisah H.Agustan selaku Pelapor kasus Pengerusakan ini, sangat bertrima kasih Kepada JPU Kejaksaan Negeri Sengkang Ardiansya.SH yang betul – betul menghadirkan sebanyak 7 orang saksi, begitu juga saya Apreasisi Majelis Hakim yang mengadili Kasus ini yang telah tegas dan menjadwalkan tahapan – tahapan persidangan selanjutnya, kemudian satu hal yang saya ingin sampaikan bahwa pertanyaan PH terdakwa terhadap ASN BPN Kab. Wajo A.Syafaruddin selaku Saksi dimana pertanyaan sewaktu melakukan pengukuran pengembalian batas apakah ada ditemukan Pohon kelapa pasti Saksi bingung menjawabnya, karena memang tinggal rumput ditemukan, karena ada PENGERUSAKAN SUSULAN YANG MEMAKAI ALAT BERAT (LOADER)untuk menggusur tanah sehingga semua Pohon – pohon baik pohon pisang dan kayu serta sisa pohon kelapa tidak lagi dijumpai diolkasi tersebut, dan sekarang saya tinggal menunggu informasi dari Penyidik reserse unit tahbang Polres wajo terkait laporan Pengerusakan yang memakai alat berat tersebut. – imbuhnya deadpan awak media Porosnusantara.co.id ( Marsose / Dahliah )

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *