Sinergitas Negara Internasional Bangun Ketangguhan Total Bencana Alam

Ketiga, Kepala BMKG menjelaskan perlunya keterlibatan masyarakat dalam layanan terkhususnya layanan hidrometeorologi yang kedepannya harus segera di tingkatkan ke level negara atau internasional.

“Dengan memiliki pemahaman yang sama antara seluruh unsur tersebut, maka berbagai upaya pencegahan, mitigasi, dan strategi dalam menghadapi bencana dapat diterapkan dengan baik sehingga bisa menekan potensi timbulnya korban atau bahkan mencapai “zero victim” saat bencana terjadi,” tuturnya.

Lanjutnya, poin keempat, membangun kerjasama antar negara dan internasional untuk berbagi sumberdaya guna mengatasi beberapa permasalahan terkait. Menurut beliau, dengan adanya saling memberi bantuan kepada tiap tiap negara akan menyelesaikan permasalahan ketangguhan total berskala global.

“Indonesia siap berkontribusi demi kepentingan global melalui pelatihan, peningkatan literasi, peningkatan kapasitas SDM, maupun pembangunan/pengembangan teknologi bersama dengan negara-negara lain. Khususnya negara-negara berkembang dan kepulauan,” jelas beliau.

Terkahir pada poin kelima, dengan mengedepankan efektifitas peran antara pemimpin yang di mulai pada tingkat bawah yaitu lokal hingga kepada titik nasional, regional, dan internasional dalam hal meneguhkan manajemen bencana.

“Paritisipasi aktif dari kelima unsur tersebut menjadi kunci dalam manajemen bencana. Kolaborasi diantara kelima unsur tersebut yaitu dengan membangun kesadaran bersama bahwa saat ini di level global, kawasan atau level negara yang tengah menghadapi ancaman multi bencana,” tutup Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati.

 

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *