oleh

Janji Suci Tukang Kayu

Bill Murray, seorang aktor berkebangsaan Amerika Serikat, pernah berkata:

“So, if we lie to the government, it’s a felony. But, if they lie to us, its politics.”

( _Jadi, kalau kita berbohong kepada Pemerintah, itu adalah kejahatan besar_ . _Tetapi, kalau mereka membohongi kita, itu adalah politik_ ).

Politisi tidak percaya atas ucapannya sendiri. Mereka justru terkejut bila rakyat mempercayainya (Charles de Gaulle). Nikita Krushchev berujar politisi semuanya sama. Mereka berjanji untuk membangun jembatan, meski tidak ada sungai.

BACA JUGA  Marak tindak kriminal, WGAB: Pemerintah dan Pelni tingkatkan keamanan akses pelayaran di Papua

Politik adalah realitas kehidupan. Politik adalah seni mencari masalah, menemukannya dimana-mana, mendiagnosisnya secara salah, dan menerapkan solusi yang salah (Groucho Marx).

Lalu, apakah kita harus alergi terhadap politik?

“Buta yang terburuk adalah buta politik. Dia tidak mendengar, tidak berbicara, dan tidak berpartisipasi dalam peristiwa politik. Dia tidak tahu bahwa biaya hidup, harga kacang, harga ikan, harga tepung, biaya sewa, harga sepatu dan obat, semua tergantung pada keputusan politik.”

BACA JUGA  Sinyal Gugatan ke MK Kian Kuat, Bagaimana Nasib RUU Perkoperasian?

“Orang buta politik begitu bodoh, sehingga ia bangga dan membusungkan dadanya seraya mengatakan bahwa ia membenci politik. Si dungu tidak tahu bahwa dari kebodohan politiknya lahir pelacur, anak terlantar, pencuri terburuk dari semua pencuri, politisi buruk, dan rusaknya perusahaan nasional serta multinasional yang menguras kekayaan negeri.”

Begitu sindir Bertolt Brecht, seorang penyair Jerman yang hidup di abad ke-19 (1898-1956).

BACA JUGA  Empat Akar Konflik Papua Temuan LIPI

Bahkan, Winston Churchill, seorang yang sangat disegani dalam Perang Dunia II, suatu waktu pernah berkata:

“Politics is not a game, but a serios business”.

_Politik bukanlah sebuah permainan, tetapi bisnis yang serius._

Kesimpulannya, jangan terlalu berharap pada janji-janji politik, jangan juga menjadi apatis. Ingat, tidak semua politisi adalah ‘The king of the lips service’. Tukang kayu ada juga yang menjadi politisi.

Penulis : Dani Hotron Tampubolon

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini