DPRD Way Kanan Gelar Paripurna Penyampaian Rancangan Perda Tentang RPJMD 2021 – 2026 Serta Rancangan KUA – PPAS Tahun Anggaran 2022

Way Kanan. porosnusantara.co.id – DPRD Kabupaten Way Kanan menggelar Rapat Paripurna  Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah Tentang RPJMD 2021 – 2026 dan Penyampaian Rancangan KUA – PPAS Kabupaten Way Kanan Tahun Anggaran 2022.

Rapat Paripurna tersebut di hadiri Bupati Way Kanan, H. Raden Adipati Surya, S.H.,M.M. Wakil Bupati Way Kanan, DRS. Ali Rahman, Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Way Kanan, Sekda, Para Asisten, Sekretaris Dewan, Kepala BPKAD dan Kepala Bappeda Kabupaten Way Kanan, di Ruang Rapat Paripurna Kabupaten Way Kanan, Kamis 29/07/2021.

Dalam Sambutan Bupati,” Saudara Ketua, Wakil Ketua, dan Anggota Dewan
sekalian, sesuai dengan amanat Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah khususnya dalam pasal 65, salah satu tugas Kepala Daerah yaitu menyusun dan mengajukan Rancangan Peraturan Daerah tentang RPJPD dan Rancangan Peraturan Daerah tentang RPJMD kepada DPRD untuk dibahas bersama DPRD, menyusun dan menetapkan RKPD. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) merupakan dokumen yang akan menjadi acuan dalam pembangunan 5 tahun kedepan sekaligus digunakan sebagai instrumen evaluasi penyelenggaraan Pemerintahan
Daerah dokumen RPJMD ini menjadi acuan bagi Perangkat Daerah dalam menyusunan dokumen Renstra Perangkat Daerah yang menjabarkan Tujuan, Sasaran, Strategi, Arah Kebijakan, dan Program Pembangunan dalam RPJMD kedalam Tujuan, Sasaran, Strategi, Arah Kebijakan, Program, Kegiatan dan Sub kegiatan dalam Renstra perangkat Daerah,” Ucapnya.

BACA JUGA  Presiden Jokowi Sambut Kunjungan Resmi PM Malaysia Muhyiddin Yassin di Istana Merdeka

Lanjut Bupati,” RPJMD Kabupaten Way Kanan 2021-2026 merupakan dokumen jangka menengah daerah yang memasuki periode ke empat dari Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah ( RPJPD ) Kabupaten Way Kanan tahun 2005 – 2025. secara ke wilayahan Way Kanan terdiri dari 15 Kecamatan, 221 Kampung, dan 6 kelurahan.  Pada tahun 2021 dari 221 Kampung, sudah tidak ada lagi Kampung dengan kategori sangat tertinggal, Kampung tertinggal sudah berkurang dari 21 Kampung menjadi hanya 19 Kampung, Kampung berkembang dari semula 180 Kampung berkurang menjadi 172 Kampung, dan Kampung kategori maju sudah bertambah menjadi 29 Kampung dari sebelumnya 20 Kampung, dan sudah ada 1 ( satu ) Kampung mandiri,” Terangnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *