Daerah  

Provinsi NTT Masih Andalkan Impor Beras dari Luar Setiap Tahun

“Tetapi hari ini kita masih makan beras 112 kg perkapita pertahun, dan itu produksi padi kita kurang lebih 1 juta ton kalau sebesar kurang lebih 600 ribu ton dan kebutuhan kita lebih dari. Karena itu setiap tahun masih ada disportasi. Maka tugas ini cukup berat, teman-teman di ketahanan pangan berupaya untuk mensosialisasikan diversifikasi pangan,” tambah Lecky.

Dirinya berharap, upaya-upaya ini terus berlanjut, untuk menggerakkan di Kabupaten guna melakukan hal yang sama, sehingga ketergantungan terhadap beras dapat ditekan dan kemudian, kita menuju kepada pangan non beras dan konsumsi bisa ditekan dibawah 100 kilogram per kapita pertahun.

Dengan demikian, maka bisa mencapai swasembada pangan berbasis karbohidrat. Itu artinya membutuhkan waktu panjang lagi untuk bisa mencapai ke level kemandirian pangan.

(ER*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *