Daerah  

Jaga ketahanan pangan dam produksi kostratani Manggarai Barat dukung Gerakan percepatan tanam padi.

Percepatan Tanam ini memantapkan petani untuk tetap menyediakan pangan bagi warga masyarahat yang saat ini terdampak covid 19.

Seandainya sampai terjadi kriris ekonomi diharapkan tidak sampai terjadi krisis pangan sehingga masyarakat lebih siap dan bisa mengatasinya lebih awal.

Produksi pangan di Manggarai Barat MT I 2020, kata dia, dipastikan meningkat dibandingkan tahun 2019 yang hanya
Ketua kelompok Tani Nggergung Desa Golo Leleng Kecamatan Sano Nggoang Kabupaten Manggarai Barat Markus Panggu mengatakan dirinya bersama anggotanya mulai menggarap lahan pertanian padi sawah, dengan system Jajar legowo dan pengairannya melalui penyedotan pompa irigasi sawah.

Markus Mengatakan sejak 2015 Poktan Nggergung menerapkan teknologi jarwo super di lahan seluas 1 ha dengan Varietas Inpari mampu meningkat sekitar 4-5 ton dibanding hasil panen padi dengan cara biasa.

“Saya menanam padi dengan teknologi jarwo super diajari oleh penyuluh dan pendamping dari BPP Sano Nggoang. Hasil panennya naik 30-40 persen dibanding panen sebelum jarwo super.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi yang meminta kepada para penyuluh pertanian untuk tetap bekerja mendampingi para petani.

“Penyuluh Pertanian harus aktif dan produktif mendampingi petani agar proses budidaya di lahan sampai masa panen berjalan dengan baik.

Jangan sampai ada komoditas pangan yang tertahan. Penyuluh harus memastikan petani tetap menanam, seandainya besok kiamat, maka hari ini harus tetap menanam,” ujar Dedi.

( BBPP Kupang/ amperawati*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *