Dalam percaturan perdagangan dunia, ekspor – impor merupakan kelaziman. Sebagai negara tropis terbesar di Asia Tenggara, Indonesia harus tampil lebih dominan dalam penyediaan bahan pangan dunia.
“Untuk itu, saya menekankan kepada segenap jajaran Kementerian Pertanian, Dinas Pertanian dan seluruh pihak terkait untuk melipatgandakan capaian ekspor komoditas pertanian,” kata Prihasto.
Pemerintah, lanjut Prihasto, akan memberikan karpet merah kepada siapa saja. Termasuk pelaku usaha yang melakukan ekspor untuk meringankan beban defisit neraca perdagangan nasional.
“Terkait impor pangan, saya berpendapat itu bukanlah hal yang tabu, tapi menjadi sesuatu yang tidak kita pilih selama di dalam negeri kita masih sanggup memproduksi dan memenuhinya,” pungkasnya.
Turut hadir dalam acara tersebut Bupati Bogor, Ade Yasin dan Rektor IPB University, Arief Satria. (Zeffan)






