Peningkatan lnklusi Keuangan Indonesia : Lebih Banyak Masyarakat yang Memiliki dan Menggunakan Layanan Keuangan Formal

Survei ini melibatkan 6.695 orang dewasa (usia 15+) yang merupakan anggota rumah tangga di seluruh provinsi dan dengan proyeksi populasi nasional 2018 penduduk perkotaan/pedesaan dan jenis kelamin. Bobot sampling dinormalisasi di tingkat nasional agar jumIah kasus tertimbang sama dengan jumlah sampel. Bobot digunakan untuk membuat kesimpulan tentang populasi target di tingkat nasional dan untuk daerah perkotaan dan pedesaan secara terpisah. ” Sebanyak 70,3 persen orang dewasa pernah menggunakan produk atau layanan yang ditawarkan oleh lembaga keuangan formal dan 55,7 persen orang dewasa memiliki akun,” jelas Iskandar Simorangkir. Lebih banyak orang dewasa yang menggunakan produk dan layanan yang disediakan oIeh lembaga keuangan formal daripada yang memiliki akun terdaftar dengan nama mereka sendiri.

Tren inklusi keuangan menunjukkan bahwa kepemilikan akun meningkat Iebih dari 20 poin Dersentase dibandingkan dengan tahun 2016. Keberhasilan elektronifikasi program bantuan Demerintah disinyalir telah berhasil mendorong pertumbuhan kepemilikan akun. Diperkirakan Peningkatan lnklusi Keuangan Indonesia : Lebih Banyak Masyarakat yang Memiliki dan Menggunakan Layanan Keuaungan Formal. Untuk menjaga dan meningkatkan terus kinerja perekonomian dan kesejahteraan masyarakat dibutuhkan pertumbuhan ekonomi yang stabil dan tinggi. Salah satu upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi, tingkat kesejahteraan dan mengurangi ketimpangan serta kemiskinan dapat ditempuh melalui upaya Percepatan keuangan inklusif. ” Keuangan inklusif adalah kondisi ketika setiap anggota masyarakat mempunyal akses terhadap berbagai layanan keuangan formal yang berkualitas secara tepat waktu, Iancar dan aman dengan biaya terjangkau sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan daIam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” Ujar Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan selaku xetua Sekretariat Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DNKI), lskandar Simorangkir saat memberikan sambutan di acara peluncuran hasil survei nasional Inklusi Keuangan lndonesia 2018, Kamis (14/11), di Jakarta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *