Pihak management Seaworld menyampaikan bahwa dari jenis hewan sungai dan laut yang sudah ada saat ini
“Di tahun 2020 yang akan datang pihaknya akan menampilka hal – hal baru yang akan masuk, kalau untuk sekarang akan fokus dengan biota dari luar negeri yang bersuhu rendah gen pasifik octopus, Paddle trap dan Confish kata bapak Heri” menjelaskan.
Beberapa waktu yang lalu management Seaworld ancol telah berhasil membudidayakan Ubur – ubur, yang tadi nya di anggap susah, setelah melakukan riset dan pembelajaran kini sudah terlihat hasilnya. Mereka mengirimkan pertukaran karyawan ke luar negeri untuk mempelajari caranya caranya. Sedangkang untuk pertukaran hewan dan ikan Seaworld Ancol belum melakukan jalinan kerja sama, hanya dari lembaga konservasi saja yang sudah melakukan hal itu.
Rencana kedepan Management Seaworld Ancol ingin melakukan lompatan lebih besar dengan menambah area seperti perluasan dengan exsisting yang ada, juga ingin membuka cabang Seaworld baru di kota kota besar Indonesia lainnya.
Saat ini Seaworld Ancol memiliki luas area kurang lebih 3 hektar, dengan koleksi puluhan ribu satwa air (baik satwa air laut maupun air tawar).
Di dalam Seaworld, koleksi ini berada dalam akuarium-akuarium besar sesuai zonanya masing-masing.
Sebagai komitmen, Seaworld Ancol tidak ingin menjadikan wahana yang ada hanya sebagai arena wisata saja, melainkan sebagai arena yang juga memberikan informasi, edukasi Ilmu pengetahuan tentang jenis jenis makhluk hidup yang mendiami ekosistem air di muka bumi.
( ZEffAN)






