Bupati Wajo menemui Pengunjuk rasa di Ciromani Kecamatan Keera hari ini

“Sebagaimana kita paham bahwa aset negara bukan hak kita, makanya itu kami bersama Wakil Bupati selaku Pemerintah Daerah akan memfasilitasi yang sudah disepakati, untuk bersama-sama turun dilapangan mengatur yang 1.934 Ha, dan kami berharap kepada kita semua, untuk mengawal bersama, tidak ada namanya rekayasa apa menjadi hak kita, dan tidak ada permainan,” Dr. H. Amran Mahmud menambahkan.

Lebih lanjut dikatakan bahwa banyak saudara saudara kita serta masyarakat yang mau lewat di akses jalan yang ditutup tersebut, banyak keperluan mereka, mari membuka tempat ini, sambil melakukan penyelesaian, jelasnya.

“Saya minta kepada kita untuk membuka akses jalan ini, supaya tidak mengganggu, ini merupakan kepentingan luar biasa, saya bersama Wakil Bupati, Bapak Kapolres akan mengawal bersama-sama untuk melakukan upaya-upaya sesuai prosedur hukum yang ada, kita akan kerja bersama dengan tim yang dibentuk oleh Pemerintah Kabupaten Wajo dan perwakilan tokoh-tokoh masyarakat yang dipercayakan untuk bisa melakukan hal-hal tersebut,” tegas Bupati Wajo.

Dan dari perwakilan mahasiswa dan masyarakat memberikan pernyataan, kapan waktu yang akan ditentukan dan mereka sepakat tanggal 10 pada hari Kamis depan, Pemkab Wajo akan datang bersama-sama dengan masyarakat dengan perwakilan akan turun di lokasi tersebut.

Dan massa pun akhirnya membubarkan diri karena tuntutan mereka sudah terpenuhi yang kemudian dilanjutkan Shalat Dhuhur bersama di Masjid dan mereka pun bubar dengan tertib. ( Nenk Chia )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *