menyebabkan Ekonomi Asia semakin sulit untuk menghadapi tantangan – tantangannya: pembangunan berkelanjutan, pengentasan kemiskinan, memperbaiki kondisi lingkungan, mengelola perubahan iklim, merespons transformasi teknologi yang bergerak cepat dan memperkuat sistem politik dan hukum. Asia membutuhkan kerja sama regional yang kuat untuk menghadapi semua tantangan.
Asia harus menanggung harga yang lebih mahal karena berkembangnya kecenderungan isolasi, unilateralisme, dan proteksionisme di kancah global. Oleh karena itu, penting bagi Asia untuk melangkah ke depan dan menunjukkan kepemimpinannya. Ekonomi Asia harus bersama – sama melindungi kerja sama, integrasi dan tatanan berbasis hukum
yang sudah menopang kesejahteraannya selama ini.
Dalam bidang perdagangan, akar dari terjadinya perang dagang adalah kegagalan
domestik: kegagalan untuk mendistribusikan pendapatan/perolehan perdagangan secara merata. Regulasi perdagangan dunia sangat membutuhkan pembaharuan. Mereka gagal untuk menghadapi isu – isu seperti subsidi, badan-badan usaha miliki negara, arus data lintas batas, teknologi, hak kekayaan properti, jasa, dan banyak lagi yang meningkatkan tensi perang dagang. Mengawal isu-isu tersebut seraya diikuti dengan reformasi WTO dan memperbaharui regulasi perdagangan global harus menjadi prioritas utama untuk Asia.
Secara regional, ekonomi Asia harus mendukung RCEP – the Regional Comprehensive Economic Partnership. RCEP bukan hanya akan mendorong pertumbuhan di Kawasan, namun juga meningkatkan kepercayaan dengan mengirim sinyal positif bawa Asia tetap
berkomitmen untuk reformasi perdagangan dan keterbukaan, melalui kerja sama dan
keterbukaan regionalisme.
Asia harus mempercepat reformasi domestik untuk mengelola perubahan-perubahan yang datang dari transformasi teknologi dan globalisasi. Sekarang waktunya untuk memperkuat jaring keamanan sosial, bukan memperlemahnya. Mempunyai jaring keamanan sosial yang kuat dan kebijakan – kebijakan domestik untuk memastikan inklusifitas sangat lah penting untuk memberikan garansi dukungan komunitas terhadap reformasi. Asia harus memperkuat jaring keamanan sosial regional juga, untuk membantu negara-negara yang menghadapi tantangan-tantangan finansial dan ekonomi. Hal ini berarti mereformasi IMF, integrasi regional dan jaring keamanan sosial global yang lebih baik serta memastikan mereka memiliki sumber daya untuk
menghentikan efek kejut dari krisis yang terjadi secara sistemis.






