Di bagian negara lain Kasus baru demam babi Afrika (African swine fever/ASF)yang telah terdeteksi di Filipina yang di laporkan Pada hari Senin (23/9/19).Filipina mengumumkan wabah ASF pertamanya pada tanggal 9 September 2019, seperti dikutip dari Fams Journal’s Pork. Departemen Pertanian Filipina mengatakan kasus baru telah dilaporkan dari sebuah desa di Antipolo, Rizal, di sebelah timur ibukota Filipina Manila.
Selain itu, laporan wabah juga datang dari beberapa daerah di Luzon tengah. Menurut laporan, saat ini sudah ada 12 desa dengan peternakan di halaman belakang rumah penduduk yang terkena penyakit ini, Sementara itu, Korea Selatan mengkonfirmasi kasus ASF ketiga di peternakan babi di sebuah kota dekat Seoul setelah negara itu mengumumkan wabah ASF pada 17 September 2019. kementerian pertanian setempat pada hari senin kemarin menyatakan sejak hadirnya virus itu korea selatan,mereka telah memusnahkan lebih dari 15.000 ribu ekor babi.
Sedang negara China sudah melaporkan wabah ASF ini sudah menyebar di daerah pertanian di wilayah barat daya Guangxi pada hari Senin lalu. Menurut para ahli,AFS adalah virus yang mematikan dan sangat menular dan tidak memiliki obat atau vaksin. Namun begitu, virus ini tidak menjangkit manusia,meski manusia mengkonsumsi daging babi yang terjangkit,mereka tidak akan terkena virus ASF.
ZEffAN






