Kemenkop dan UKM Akan Terus Dorong Kreatifitas Pelaku UKM

Atalia mengakui, dengan luas Jabar sebesar 35 ribu kilometer persegi, maka tak usah heran bila Jabar memiliki banyak produk khas dan unggulan. “Kalau ditanya apa produk unggulan dan khas Jabar, saya susah menjawabnya karena begitu banyak ragamnya. Bahkan, tak sedikit produk Jabar termasuk kulinernya yang sudah mendunia, dikenal hingga mancanegara”, tandas Atalia.

Tak hanya produk khas dan unggulan serta kuliner saja, Atalia juga menunjuk banyaknya aneka budaya yang ada di wilayah Jabar. “Tak hanya budaya Sunda, ada juga budaya Cerbonan, yang menjadi unggulan bagi kita dalam menarik minat wisatawan datang ke Jabar”, ujar Atalia.

Sementara Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jabar Kusmana Hartadji mengatakan, acara yang menampilkan sekitar 75 UKM asal Jabar (produk souvenir dan kuliner) diharapkan dapat membangkitkan semangat untuk terus mengembangkan produk unggulan yang dihasilkan koperasi dan UKM di Jabar.

“Kegiatan ini merupakan ajang promosi dan pengembangan jaringan pemasaran produk unggulan bagi koperasi dan UMKM, yang akan menjadi daya tarik wisata di Jabar”, jelas Kusmana.

Selain itu, lanjut Kusmana, acara ini juga menampilkan 10 Pondok Pesantren (Ponpes) yang ada di Jabar dalam program One Pesantren One Product (OPOP). “Program kewirausahaan unggulan Jabar ini akan menghasilkan ponpes yang kuat dan mandiri. Sehingga, ponpes-ponpes pun dapat mendorong laju perkembangan produk unggulan Jabar pada umumnya”, tegas Kusmana. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *