Indonesia Perluas Pasar Kakao di Uni Eropa

Selain itu Kolaborasi dengan asosiasi industri (ECA), global inisiatif seperti World Cacao Foundation serta inisiatif lokal seperti “Beyond Chocolate Partnership”, akan menjadi faktor pendorong bagi negara-negara produsen untuk mengakselerasi kemampuannya menghadirkan produk kakao bermutu tinggi, berkelanjutan dan sesuai dengan permintaan pasar.

Beyond Chocolate Partnership adalah kesepakatan yang dibangun antara Deputi Perdana Menteri Belgia Alexander De Croo bersama-sama dengan pelaku industri, retail coklat di Belgia yang berkomitmen untuk menghasilkan produk coklat yang berkelanjutan.

Akses pasar untuk produk coklat yang berasal dari biji kakao yang berasal dari perkebunan yang tidak melibatkan pekerja anak (_child labor_), bukan hasil deforestasi (_combating deforestation_) dan mampu menghasilkan pendapatan yang memadai bagi petaninya (_ensuring a livable income for local cocoa producers_) terbuka sangat lebar untuk pasar Belgia.

“Indonesia harus mampu memanfaatkan akses pasar yang sangat menjanjikan ini melalui revitalisasi kebun-kebun coklat, penggunaan bibit berkualitas serta penguasaaan teknik budidaya mengikuti konsep _Good Agriculture Practice_ serta peningkatan pemahaman akan konsep keberlanjutan (sustainability) dari tanaman kakao yang diusahakan,” tutup Wahida. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *