Pada kesempatan yang sama Panitia Paskah Nasional, Pdt. Dr. A. Stephard Supit mengatakan Perayaan Paskah Nasional yang dimulai pada tahun 2005 ini sejak awal sudah mendapatkan sambutan yang positif dari pemda DKI dan sampai sekarang pun masih sama. “Perayaan paskah nasional ini, disamping kita melakukan ibadah paskah tetapi ada pesan yang terselip di dalamnya, yakni menciptakan menciptakan perdamaian dari kerukunan bagi seluruh rakyat Indonesia terutama melalui perempuan, sebab perempuan merupakan pembawa kedamaian,” ujar Pdt. Stephard
“Mari kita sebarkan semangat kirab obor ini sebagai simbol kesatuan, kerukunan, dan perdamaian bangsa. Saya berharap seluruh perempuan juga ikut aktif berpartisipasi dalam perayaan paskah nasional 2019 di Poso nanti. Deklarasi perempuan sebagai pembawa kedamaian nanti sekiranya dapat dijadikan titik balik pembuktian kontribusi perempuan untuk kesatuan bangsa Indonesia,” tutup Menteri Yohana.






