Porosnusantara.o.id, Jakarta – Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir memberikan pembekalan dan orientasi kepada Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) baru di lingkungan Kemenristekdikti TA. 2018 di ruang Auditorium, Gedung D Kemenristekdikti, Jakarta (2/ 5). Kepada para CPNS baru, Menteri Nasir mengatakan bahwa syarat utama menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kemenristekdikti harus memiliki rasa cinta tanah air dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
” Selamat bergabung di Kemenristekdikti, Saudara-Saudari merupakan individu terpilih dari puluhan ribu pelamar yang ingin berbakti bagi Ibu Pertiwi melalui pelayanan publik di bidang riset, teknologi dan pendidikan tinggi. ASN Kemenristekdikti adalah orang pilihan yang memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi, cinta tanah air, NKRI, UUD 1945, Pancasila, dan Bhineka Tunggal Ika,” ujar Menristekdikti kepada 312 CPNS baru yang merupakan bagian dari 7.826 CPNS yang diterima Kemenristekdikti terima tahun ini.
Menristekdikti memaparkan bahwa tugas besar menanti CPNS baru Kemenristekdikti untuk turut berkontribusi membangun bangsa. Kemenristekdikti merupakan salah satu kementerian strategis yang bertugas meningkatkan daya saing bangsa, menyiapkan SDM unggul dan menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi kemajuan dan kemandirian bangsa.
Oleh karena itu Menristekdikti menginginkan agar seluruh CPNS dan ASN Kemenristekdikti menunjukkan rasa cinta tanah air dengan bekerja secara profesional dan sebaik-baiknya bagi pelayanan kepada masyarakat. Menristekdikti menjelaskan bahwa ASN memiliki fungsi sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan publik, dan perekat dan pemersatu bangsa. Selain itu ASN memiliki peran sebagai perencana, pelaksana, dan pengawas penyelenggaraan tugas umum pemerintahan dan pembangunan nasional melalui pelaksanaan kebijakan dan pelayanan publik yang profesional, bebas dari intervensi politik, serta bersih dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.






