Peringati Hari Bumi ke-49, Jonan: Tak Sekedar Seremoni, Pelestarian Alam Harus Dilakukan

Hari Bumi International yang jatuh pada 22 April merupakan suatu tonggak sejarah dalam upaya menumbuhkan kesadaran akan pelestarian bumi. Hari Bumi International tersebut diperingati sejak tahun 1971, yang diatur oleh jaringan hari Bumi (Earth Day Network) dan dirayakan lebih dari 175 negara di seluruh dunia.

“Kementerian ESDM melalui Museum Geologi pun telah turut berpartisipasi memperingati hari bumi tersebut setiap tahunnya melalui serangkaian kegiatan untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat akan pentingnya upaya melestarikan lingkungan sekitar. Alhamdulillah pada tahun 2019 ini, Badan Geologi pun masih tetap konsisten memperingati hari bumi international,”ujar Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Rudy Suhendar.

Tujuan dilaksanakannya peringatan hari bumi secara rutin oleh Badan Geologi ini adalah untuk mengedukasi seluruh masyarakat Indonesia untuk turut berperan aktif dalam melestarikan lingkungan hidup dimulai dari lingkungan keluarga dan mensosialisasikan peran Kementerian ESDM dalam upaya pelestarian lingkungan yang berkelanjutan. “Memasyarakatkan Museum Geologi sebagai jendela informasi kebumian bagi seluruh masyarakat Indonesia juga merupakan salah satu tujuan diperingatinya Hari Bumi,” ujar Rudy.

Kegiatan hari bumi tahun ini merupakan hasil kerjasama yang kompak Kementerian ESDM bersama Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) dan Asosiasi Museum Indonesia Daerah (AMIDA) dengan dukungan seluruh stakeholder di bidang energi dan sumberdaya mineral (PT. Pertamina., PT. Adaro, PT. Kaltim Prima Coal, PT. Antam, PT. Bukit Asam, Perusahaan Listrik Negara (PLN), PT. Supreme Energy, PT. Berau Coal, PT. Maeres Soputan Mining, PT. Pembangkit Jawa Bali (PJB), PT. Indonesia Power, PT. Medco E&P Indonesia, PT. Adyawinsa Elektrical And Power, SKK Migas).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *