Pemuda Masa Kini Mengais Rejeki di Sektor Tani

Lebih parah lagi, kata Torry, jika perempuan muda di Pedesaan tidak mendapat dukungan dan akses untuk menjadi sejahtera dari pertanian, mereka akan terpuruk dalam kemiskinan. “Maka dari itu, perlu menciptakan iklim bagi perempuan muda desa untuk kembali bertani. Hal ini tidak hanya, memperkuat ketahanan pangan, lebih dari itu juga dapat menyejahterakan perempuan desa,” ujar Torry.

Dalam kesempatan itu, dikampanyekan Duta Petani Muda 2018 yang dilakukan oleh koalisis jaringan AgriProFokus yang terdiri dari Oxfarm di Indonesia, KAIL, KRKP, Perkumpulan PIKUL dan workout.id. “Inisiatif ini bertujuan mengangkat citra pertanian di kalangan orang muda dengan memilih petani muda inovatif sebagai inspirator, sekaligus memperkuat kapasitas mereka dalam bisnis, perluasan jaringan dan pengembangan diri,” kata Dedi Triadi, Country Network Coordinator AgriProFokus Indonesia.

Perlu diinfokan, Ajang Muda Petani Muda memilih sepuluh finalis untuk diundang mengikuti pelatihan bisnis inovatif dan pengembangan diri dari 26-30 November 2018. Satu peserta pelatihan terbaik berhak mendapat kesempatan kunjungan belajar sektor pertanian di Australia.

Laporan : Windarto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *