Hasil Survey Nasional

“Nah, yang bisa Kami lakukan adalah melakukan komitmen dengan pimpinan fraksi sebagai perpanjangan partai politik, bagaimana membagi tugas-tugas anggotanya agar tetap mengisi ruang-ruang rapat dan tidak ada sidang-sidang yang kosong. Misalnya komisi III ada minimal ada 3 anggota, 5 anggota dan 10 anggota, setengahnya tidak boleh meninggalkan Jakarta dan harus aktif mengikuti sidang-sidang di DPR. Itulah, komitmen yang Kami bangun dengan para pimpinan fraksi,” katanya.

Menuju Parlemen Terbuka dan Aplikasi DPR Now

Bamsoet  menegaskan  bahwa DPR telah menjadi parlemen terbuka sama dengan parlemen-parlemen dunia lainnya. “Semua informasi bisa didapatkan kapan saja dan  dimana saja melalui akses teknologi  informasi yang sudah kita bangun sistemnya dan dalam waktu beberapa hari lagi akan diluncurkan aplikasi DPR dalam genggaman rakyat. Sedangkan judul aplikasi di playstore adalah DPR Now,” ujarnya.

“Selain itu, kita pasang telinga, dan melihat secara tajam untuk mengawasi kinerja pemerintah serta memastikan menjalankan undang-undang dengan baik dan benar. Ditambah memperhatikan lembaga-lembaga pelaksana undang-undang dan mengawasi anggaran yang sudah disetujui oleh DPR dan dilakukan secara tepat sasaran,” ujarnya.

Ditanya soal target penyelesaian undang-undang  hingga periode berakhir tahun 2019. Ia menjelaskan dari tahun 2014 DPR  sudah menyelesaikan 26 undang-undang dan selama tahun lalu ada 17 undang-undang yang telah di sahkan. “Diharapkan sampai periode berakhir tahun 2019, bisa menyelesaikan 12-13 undang-undang dengan asumsi bahwa satu komisi masing-masing  bisa menyelesaikan satu undang-undang lagi. Plus Pansus dan Panja  juga satu bisa menyelesaikan satu undang-undang lagi,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *