Warga Tiongkok Siap Pentas Kesenian Di Kupang

Ketua PSTMI NTT, Hengki Liyanto mengatakan, PSMTI merupakan organisasi yang bergerak dalam bidang sosial, pendidikan dan budaya, bukan politik. Kegiatan ini semata-mata untuk memperkenalkan budaya Tiongkok kepada masyarakat di NTT sekaligus mendukung program pariwisata. PSMTI adalah kumpulan warga keturunan Tionghoa tetapi sudah menjadi warga Indonesia untuk membangun daerah ini menjadi lebih baik. Semua anggota sudah menjadi warga Indonesia yang Pancasila dan sudah mencintai Indonesia dan lahir, besar dan mati juga di Indonesia.  “Kita semua punya tanggung jawab membangun daerah ini. Walau kita berbeda suku dan budaya, tetapi kita harus punya tekad sama-sama membangun Indonesia dan NTT khususnya. Mari kita semua dukung kegiatan pentas kesenian ini dan harapannya berjalan sukses,” pinta Hengki.

Sementara Don Putra Gotama menambahkan, kehadiran duta kesenian Tiongkok ini secara tidak langsung memajukan pariwisata dan dapat mendatangkan devisa buat daerah ini. Dia menyampaikan bahwa selama ini arus kunjungan warga Tiongkok ke Bali sangat besar dan ini peluang jika ditangkap pemerintah NTT maka akan mendatangkan keuntungan yang besar bisa mencapai RP. 4 trilun per tahun. Intinya, pemerintah perlu membenahi obyek wisata yang ada sehingga para warga Tiongkok tidak hanya berkunjung ke Bali tetapi juga ke NTT.

Hengki Famdale mengatakan, pada pentas kali ini, ada 30 atraksi dengan durasi 1-2 jam dan akan juga melibatkan atraksi budaya dari NTT pada awal dan akhir acara. Panitia lokal  juga akan membantu memfasilitasi para seniman ini untuk mengunjungi Museum NTT juga lokasi penjualan souvenir NTT. Dirinya berharap dukungan dan partisipasi dari semua pihak terutama kalangan media untuk bisa membantu menyampaikan informasi ini ke semua orang bahwa duta seni dari Tiongkok akan hadir di Kupang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *