ISMUNANDAR CAMAT LEMBAH SEGAR SAWAHLUNTO BUKA SECARA RESMI SOSIALISASI UMKM

SAWAHLUNTO, POROS NUSANTARA – Sekitar 25 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) se-Kecamatan Lembah Segar mengikuti sosialisasi pengelolaan UMKM yang digelar di aula Kantor Kecamatan Lembah Segar, Selasa lalu ( 2017).

Kepala Bidang Koperasi dan UMKM Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Sawahlunto, Yosrizal, selaku narasumber mengatakan bahwa misi Pemkot Sawahlunto 2013-2018 adalah mengembangkan usaha ekonomi produktif dan menciptakan peluang usaha melalui keunggulan pariwisata dan produk lokal.

Hal tersebut dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan peran koperasi sektor ril UMKM dalam perekonomian daerah.

“Adanya usaha UMKM tersebut nantinya dapat sekaligus menekan angka pengangguran, mengingat usaha UMKM dapat menjadi lapangan pekerjaan bagi masyarakat Sawahlunto”, jelasnya.

BACA JUGA  29 OKTOBER 2017 KPU SAWAHLUNTO SELENGGARAKAN GERAK SADAR PILKADA

Pihaknya juga menambahkan bahwa UMKM di Kota Sawahlunto hingga 31 Agustus 2017 berjumlah total 3.489 dengan rincian 2938 usaha mikro, 543 usaha kecil, dan 8 usaha menengah. Sementara usaha UMKM yang memiliki izin sebanyak 1404 UMKM.

Sementara untuk meningkatkan sektor UMKM di Kota Sawahlunto, Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Sawahlunto juga menggelar pelatihan, seminar dan diklat kewirausahaan guna meningkatkan kemampuan sumber daya manusia dari pelaku UMKM.

Namun dalam pengembangan UMKM sendiri terdapat beberapa permasalahan seperti halnya di bidang SDM yaitu masih minimnya pendidikan pelaku usaha, modal, tidak adanya pasar hingga permasalahan dari segi teknologi, tutupnya.

BACA JUGA  Menuju WBK dan WBBM, Ditjen PPRPT Siap Canangkan dan Bangun Zona Intergitas

Sedangkan narasumber kedua dari Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Sawahlunto, Nanang mengatakan bahwa dalam setiap UMKM khususnya di bidang makanan perlunya menjaga higieni sanitasi / upaya untuk mengendalikan faktor risiko terjadinya kontaminasi terhadap makanan, baik yang berasal dari bahan makanan, orang, tempat dan peralatan agar aman dikonsumsi

Selain Kepala Bidang Koperasi dan UMKM Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Sawahlunto maupun perwakilan dari Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Sawahlunto, sosialisasi tersebut juga dihadiri oleh Kasi Pelayanan Umum Lembah Segar, Firman Zeri dan dibuka langsung oleh  Camat Lembah Segar, Ismunandar.

BACA JUGA  DPRD Pelalawan Instruksikan OPD berinovasi Menjadikan Kabupaten Pelalawan Layak Anak.

(Laporan : Yanto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *