oleh

Akibat Narkoba Divonis 5 Tahun, Mantan Kasat Narkoba Polres Pasaman Dipecat

Pasaman, Poros Nusantara – Kapolda Sumbar, Irjen Pol Fakhrizal memastikan akan memecat mantan Kasat Narkoba Polres Pasaman, AKP Yohanes Lubis yang dibekuk pada November 2016 lalu. Pemecatan itu harus dilakukan karena tersangka sudah divonis hukuman penjara oleh Pengadilan Negeri Payakumbuh.

Pasalnya, majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Payakumbuh yang menyidangkannya sebagai terdakwa dalam kasus peredaran narkotika,pada  Kamis (3/8) menjatuhkan vonis 5 tahun penjara dan denda sebanyak Rp5 miliar atau subsider 3 bulan penjara.

BACA JUGA  SRIKANDI PEMUDA PANCASILA PEMALANG RAYAKAN HARI IBU DI GUNUNG JIMAT

Selain menghadirkan AKP. Johanes Lubis sebagai terdakwa, JPU juga menghadirkan Yuliana (30) sebagai terdakwa dalam kasus yang sama yakni terkait peredaran narkoba jenis sabu-sabu.

Sidang kasus narkoba yang menyeret mantan Kasat Resnarkoba, Polres Kabupaten Pasaman, AKP. Johanes Lubis dan Yuliana yang berprofesi sebagai pemandu karaoke dibeberapa tempat hiburan malam di Kota Payakumbuh itu, digelar di ruang sidang Lantai I Pengadilan Negeri Payakumbuh dipimpin Hakim Ketua, Efendi, SH dan dua Hakim Anggota, Dwi Novita Pusbasari, SH, dan Agung Darmawan, SH. (hakim anggota I).

BACA JUGA  Panen Perdana Padi 200 HA, Dimusim Kemarau: Petani Desa Balinuraga Kab. Lampung Selatan

“Nanti kalau sudah selesai sidang di PN, kami akan melaksanakan sidang etik di Polda Sumbar dan dia pasti akan dipecat,” ujarnya.

BACA JUGA  SALAH SATU PENJAGA LAPAS KELAS 2A KARAWANG DIDUGA TIDAK KOOPERATIF

Dengan adanya kasus seorang perwira kepolisian tersebut, Kapolda Sumbar berharap agar tidak ada lagi personel kepolisian yang terlibat kasus narkoba. “Jangan ada lagi personel kita yang terlibat kasus narkoba,” sambungnya.

Dia mengatakan, pihaknya tidak akan mempertimbangkan personel kepolisian yang terlibat narkoba. “Kalau personel terlibat penyalahgunaan narkoba, kami akan langsung melakukan pemecatan,” katanya.

Laporan: EN

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini