Porosnusantara.co.id | Jakarta | Panitia Natal Nasional 2025 menggelar Seminar Natal Nasional sebagai bagian dari rangkaian peringatan Natal Nasional 2025. Kegiatan ini mengusung tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” (Matius 1:21–24) dan dilaksanakan di Sekolah Tinggi Filsafat Theologi Jakarta, Sabtu (3/1/2026).
Seminar tersebut membahas pentingnya peran agama dalam menjaga ketahanan keluarga di tengah berbagai tantangan sosial yang kian kompleks, seperti judi online, pinjaman online, penyalahgunaan narkoba, serta kondisi ekonomi yang semakin tidak menentu. Adapun subtema yang diangkat adalah “Keluarga Bertahan di Tengah Tantangan Kota Metropolitan.”
Koordinator Seminar Natal Nasional 2025, Binsar J Pakpahan, menyampaikan bahwa tema tersebut dipilih karena keluarga merupakan fondasi utama dalam memperkuat gereja dan bangsa.
“Sebagai eklesia domestica atau gereja dalam bentuk terkecil, kita perlu menguatkan gereja di dalam keluarga sebagai penguat bangsa,” ujar Binsar dalam laporannya.
Ia menuturkan, keluarga saat ini menghadapi berbagai krisis yang dipicu oleh banyak faktor, mulai dari pinjaman online, judi online, kerusakan alam dan lingkungan hidup, hingga perdagangan manusia.
Seminar Natal Nasional 2025 tidak hanya digelar di Jakarta, tetapi juga dilaksanakan secara serentak di delapan daerah lainnya, yakni Bandung, Medan, Manado, Palangkaraya, Ruteng, Ambon, Toraja, dan Merauke.
Senada dengan itu, Ketua Panitia Natal Nasional 2025, Maruarar Sirait (Ara), dalam sambutannya menekankan bahwa tantangan keluarga di kota metropolitan bukanlah persoalan yang mudah. Ia menyoroti berbagai persoalan yang kerap dihadapi keluarga, seperti hubungan suami istri, relasi orang tua dan anak, tekanan ekonomi, pinjaman online, narkoba, serta kekhawatiran terhadap masa depan.






