Cegah stunting, kementan serahkan bibit babi untuk kabupaten Nduga dan Paniai

 

Poros nusantara, Jakarta – Dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan dan mempercapat penurunan angka stunting di Kabupaten Nduga dan Paniai Provinsi Papua, Kementan melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) menyerahkan bantuan bibit babi untuk 2 (dua) kabupaten tersebut. Hal tersebut disampaikan oleh Dirjen PKH, I Ketut Diarmita di Jakarta, Rabu, 20 November 2019.

Hibah ternak babi sebanyak 70 ekor dari 220 ekor untuk Nduga tersebut di serahkan secara perdana pada hari Selasa, 19 November 2019 dan dihadiri oleh Wakil Bupati Nduga beserta jajaran Pemda Kabupaten Nduga. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Papua, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Mimika, perwakilan Bappeda Provinsi Papua, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Mimika, kelompok penerima serta masyarakat Nduga.

“Total bantuan yang akan diserahkan untuk Papua adalah sebanyak 330 ekor, dengan alokasi untuk Kabupaten Nduga 220 ekor dan Kabupaten Paniai sebanyak 110 ekor” ucap Ketut. Menurutnya ternak babi yang dibagikan di Nduga dibeli dari Mimika sehingga sekaligus dapat meningkatkan perekonomian di Papua. Pada kesempatan yang sama juga diserahkan bantuan pakan babi sebanyak 12.200 kg (12,2 ton) dari total bantuan pakan sebanyak 26.400 kg (26,4 ton)

Lanjut Ketut menjelaskan bahwa berdasarkan hasil Riskesdas 2013 dan 2018 menunjukkan bahwa angka stunting di Papua masih tinggi yang berada di angka 32,9 persen, dan salah satu kabupaten prioritas yang menjadi target intervensi untuk penurunan angka stunting ini adalah Kabuten Nduga. Persoalan stunting ini tidak bisa hanya menjadi tanggungjawab satu kementerian (kesehatan) saja, tetapi perlu adanya campur tangan kementerian terkait seperti halnya Kementan dan juga kepala daerah setempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *