Aiptu Wayan P.S. ” Sudah tugas saya sebagai polisi harus perduli dan membantu masyarakat”. Viral Polisi penolong ibu gendong jenazah

 

Poros Nusantara,Jakarta- Masyarakat dihebohkan video seorang ibu yang bernama Dian Islamiyati (36) berjalan kaki sambil menggendong jenazah bayi yang merupakan cucunya Andi saputra yang setelah lahir prematur baru 28 minggu di kandungan meninggal dunia di puskesmas rorotan cilincing. Kejadian bermula setelah cucu Ibu Dian meninggal di puskesmas cilincing, ibu Dian menjelaskan” sempat dokter bertanya’ ibu pulang menggunakan apa? Menggunakan motor dok dengan keponakan, ” tanpa mempermasalahkan, ibu Dian pulang naik motor dengan keponakannya, di tengah perjalanan motor mogok karena kehabisan bensin. ” akhirnya dengan terpaksa saya jalan 100an meter panas terik mendekati pos polisi untuk meminta pertolongan mengantarkan saya sampai ke rumah di rorotan”, ujar bu Dian di lapangan Dirlantas Polda metro jaya.
Di jalan Ibu Dian bertemu dengan Aiptu Wayan P.S yang kemudian mengantarkannya dengan mobil dan bahkan memberikan bantuan dana yang di gunakan Bu Dian untuk membeli nisan kayu cucunya. “Sekali lagi saya mengucapkan beribu ribu trimakasih hanya tuhan yang bisa membalas kebaikan bapak,dan berterimakasih kepada polsek,polres jakarta utara dan kapolda metro jaya serta kepolisian semakin baik dan maju kedepannya” ujar bu Dian

Bertempat dilapangan ditlantas Polda Metro Jaya (18/9), Kapospolsubsektor KBN Marunda Aiptu Wayan Putu Sumerta menjelaskan jam 4 sore saat sedang mengatur lalulintas di eks pasar bebek kbn marunda bersama Bripka Yulianus dan Aiptu Wahyu, kami melihat anak muda yang mendorong sepeda motor dan setelah bertanya ternyata motor kehabisan bensin, dari puskesmas lalu dengan spontan Pak Wayan menawarkan mengantarkan ibu Dian dan jenazah bayinya sampai ke rumahnya, melihat kondisi rumahnya beliau memberikan dengan tulus uang 200 ribu untuk membantu biaya penguburan, yang di terima dengan penuh trimakasih dan uraian air mata. ” ini sudah tugas polri membantu dan melayani masyarakat kurang lebihnya saya minta maaf” ujar Pak Wayan dengan tulus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *