Porosnusantara.co.id – Tak semua orang memiliki bakat berwirausaha, namun jiwa entrepreneurship itu bisa dipelajari, ditularkan kepada orang lain khususnya masyarakat sekitar kita, sehingga bisa memberikan manfaat bersama, sekaligus mengangkat harkat dan martabat mereka.
Itu juga yang dilakukan Hajjah Zainab (49) pemilik UD Azhari yang merintis usaha makanan ringan berbahan baku jagung dan rumput laut dengan brand merek Tapona Food.
Ibu berputra tiga itu melibatkan kaum perempuan di sekitarnya, bahkan sampai lintas kabupaten, yaitu di lombok tengah, lombok barat dan lombok timur.
“Bagi saya tak ada artinya jika kesuksesan diraih secara sendirian, sementara lingkungan sekitar tidak ikut dilibatkan. Makanya saya ajak ibu-ibu di sekitar saya untuk bisa menjadi perempuan produktif, lewat Tapona Food dan dikembangkan pemasarannya lewat Koperasi Wanita Putri Rinjani,” kata Hajjah Zainab, saat ditemui di Dusun Tapon, Desa Bilebante, Kecamatan Pringgabata, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB)
Awalnya Hajjah Zaenab adalah pedagang sembako keliling yang ditekuninya sejak 2007, masuk keluar kampung pun ia jalani demi berjualan.
Sepanjang berkeliling ke pelosok-pelosok, banyak ia temui hamparan tanaman jagung, dan juga rumput laut kalau ia menyisir pantai. Lalu ia mulai berpikir bagaimana meningkatkan nilai tambah dari jagung. Maka ide pembuatan tortila (keripik jagung) pun muncul, dengan bahan dasar jagung giling. Sementara untuk rumput laut, ide pembuatan dodol pun terlintas di benaknya.
“Sebenarnya sudah ada produsen dodol rumput laut, namun itu diproduksi perusahaan besar. Kalau mereka bisa, kenapa saya tidak? apalagi saya punya keunggulan dalam pembuatan dodol laut, yaitu bahannya sebagian besar dari rumput laut olahan, bukan dari tepung rumput laut yang kalau kita makan masih ada rasa lengketnya,” ujar Zaenab.






