Survei YouGov: Banyak Orang Indonesia Belum Kenal Risiko Pneumonia Pneumokokus

 
 

“Haji dan umrah mempertemukan jutaan orang dari seluruh penjuru dunia, dalam cuaca panas, ruang yang padat dan sering kali dengan waktu istirahat yang sangat terbatas. Itulah situasi di mana batuk yang awalnya ringan bisa berubah menjadi sesuatu yang lebih serius, terutama bagi jemaah lanjut usia atau jemaah penderita diabetes maupun penyakit jantung”. Jemaah Indonesia sudah mempersiapkan perjalanan ini dengan sangat teliti, mulai dari menabung, menjaga kebugaran, hingga barang bawaan. Saya hanya ingin meminta para keluarga menambahkan satu hai lagi ke dalam persiapan tersebut: berkonsultasi dengan dokter, jauh sebelum keberangkatan, mengenai kesehatan paru mereka dan pentingnya bagi perjalanan tersebut” ujar dr. Joyce Bratanata, Sp.PD, Spesialis Penyakit Dalam, Penyakit Tropik dan Infeksi.

“Di pemeriksaan kesehatan sebelum keberangkatan, saya bertemu jemaah yang sudah menunggu bertahun-tahun untuk perjalanan ini, dan yang sudah hidup dengan hipertensi atau diabetes hampir selama itu juga. Mereka bertanya kepada saya tentang cuaca panas dan tentang stamina. Hampir tidak ada yang bertanya tentang paru-paru mereka. Saya ingin mengubah cara berpikir itu, di kalangan jemaah maupun di kalangan rekan sejawat saya sendiri. Angkat pembicaraan ini dia atau tiga bulan sebelum keberangkatan, bukan di ruang tunggu bandara, karena saat itulah masih ada waktu untuk mengendalikan kondisi kesehatan dan membicarakan dengan tepat perlindungan apa yang sesuai untuk orang tersebut” ujar dr. Meidi Nursasih, Dokter Keluarga, Klinik Kimia Farma.

 

Bersedia Bertanya, Menunggu Ditanya

Temuan yang paling menggembirakan juga yang terpenting. Sebanyak 774 orang Indonesia menyatakan kemungkinan besar akan berbicara dengan dokter tentang cara melindungi diri dari penyakit pernapasan serius. Namun, ketika ditanya secara terpisah apakah mereka pernah melakukannya, hanya 24 yang menjawab pernah’.

 
Penulis: Axnes
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *