Ombudsman Ungkap Dugaan Pungli di Rutan Pondok Bambu, Bayar Rp250 Juta untuk Pakai HP

Anggota Ombudsman RI Syafrida Rachmawati Rasahan
 
 

Air Berwarna Kuning hingga APAR Kedaluwarsa

Ombudsman juga menyoroti pemenuhan kebutuhan dasar warga binaan, khususnya ketersediaan air bersih.

Syafrida mengatakan air di Rutan Pondok Bambu ditemukan berwarna kuning. Selain itu, keran air disebut terkadang tidak berfungsi sehingga warga binaan mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

 

“Kondisi air di Rutan Kelas I Pondok Bambu itu kuning dan terkadang keran air tidak berfungsi sehingga warga binaan mengalami kekurangan air bersih,” ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, Ombudsman juga menemukan alat pemadam api ringan (APAR) yang telah kedaluwarsa.

Temuan-temuan tersebut menjadi bagian dari hasil pengawasan Ombudsman terhadap kualitas pelayanan dan pemenuhan hak warga binaan di Rutan Pondok Bambu.

Ombudsman menekankan bahwa informasi mengenai dugaan pungutan maupun persoalan pelayanan tersebut perlu ditindaklanjuti untuk memastikan adanya atau tidaknya pelanggaran dalam penyelenggaraan pelayanan di dalam rutan.

 
Penulis: Supriyadi
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *