Daerah  

DEKLARASI YAYASAN PEMUDA UNTUK PERDAMAIAN INDONESIA

YPPI juga berkomitmen memperkuat kapasitas dan kepemimpinan generasi muda masyarakat adat agar mampu menjadi agen pembangunan, pelestarian budaya, perlindungan lingkungan, serta perdamaian di tengah masyarakat.

Alfred Pabika, Ketua Umum YPPI, menegaskan bahwa perjuangan untuk masyarakat adat bukan semata-mata tentang mempertahankan masa lalu, tetapi juga tentang memastikan generasi mendatang memiliki masa depan yang bermartabat.

“Menjaga masyarakat adat bukan hanya berarti mempertahankan warisan masa lalu. Lebih dari itu, kita harus memastikan generasi mendatang tetap memiliki tanah, budaya, identitas, lingkungan yang baik, serta ruang untuk berkembang dan menentukan masa depannya,” ujar Alfred Pabika.

YPPI menyadari bahwa perjuangan tersebut tidak dapat dilakukan sendiri. Oleh karena itu, YPPI membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah, masyarakat adat, generasi muda, akademisi, dunia usaha, organisasi masyarakat sipil, serta seluruh elemen masyarakat.

Dalam deklarasi tersebut, kehadiran Bapak Sekretaris Daerah Papua Selatan, Pdt. Albert Yoku, Bapak Steve Mara, Bapak Fajri, serta seluruh tamu undangan menjadi bagian penting dari semangat kolaborasi yang ingin dibangun oleh YPPI.

YPPI berharap dapat menjadi jembatan dialog dan kolaborasi antara masyarakat adat dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendorong keadilan, menjaga kebudayaan dan lingkungan, memperkuat pemberdayaan masyarakat, serta menciptakan perdamaian yang berkelanjutan.

Deklarasi YPPI sekaligus menjadi penegasan bahwa pembangunan Indonesia harus menempatkan masyarakat sebagai bagian utama dari proses pembangunan. Tidak boleh ada masyarakat yang tertinggal dalam pembangunan, termasuk masyarakat adat yang selama ini menjadi penjaga tanah, budaya, hutan, dan lingkungan.

Penulis: Fadilah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *