Ansufri Idrus Sambo Resmi Pimpin Partai Ummat, Kepengurusan Baru Dikukuhkan

 
 

Porosnusantara.co.id | JAKARTA – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Ummat mengukuhkan kepengurusan baru dengan Ansufri Idrus Sambo sebagai Ketua Umum. Pengukuhan berlangsung di Grand Hyatt, Jakarta Pusat, Sabtu (26/9/2026).

Dalam kepengurusan baru tersebut, Ansufri didampingi Heikal Safar sebagai Ketua Harian dan Muhammad Sadiq Thalib sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen). Pengukuhan ini menjadi bagian dari penataan kembali struktur kepengurusan di tingkat pusat Partai Ummat.

 

Ansufri mengatakan kepengurusan baru merupakan bagian dari kelanjutan perjalanan Partai Ummat sekaligus penyegaran organisasi. Ia menyebut kepengurusan baru memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan hal-hal yang dinilai baik dari kepengurusan sebelumnya serta melakukan perbaikan terhadap hal yang masih perlu dibenahi.

“Yang baik kita lanjutkan, yang kurang kita perbaiki, yang belum ada kita bangun bersama,” kata Ansufri dalam pidatonya.

Ketua Harian Partai Ummat Heikal Safar mengatakan pembentukan kepengurusan baru berkaitan dengan proses penataan organisasi setelah adanya perubahan di jajaran pimpinan sebelumnya. Penguatan struktur organisasi juga menjadi salah satu agenda yang disiapkan partai menjelang agenda politik nasional 2029.

Sementara itu, Muhammad Sadiq Thalib dipercaya menduduki posisi Sekjen. Dalam struktur organisasi partai, posisi tersebut berkaitan dengan koordinasi internal serta pelaksanaan administrasi dan program organisasi.

Selain pengukuhan kepengurusan, Partai Ummat juga menyampaikan sejumlah agenda politik dan organisasi ke depan. Salah satunya terkait persiapan menghadapi Pemilu 2029 melalui konsolidasi serta penguatan struktur partai.

Dalam kesempatan tersebut, Ansufri juga menyampaikan pandangan Partai Ummat mengenai parliamentary threshold. Ia menyatakan partainya mengusulkan ambang batas parlemen sebesar nol persen dan menyebut angka tersebut perlu dibahas berdasarkan kajian ilmiah apabila tidak dapat diterapkan sepenuhnya.

Pengukuhan kepengurusan baru menjadi bagian dari proses konsolidasi internal Partai Ummat. Selanjutnya, jajaran pengurus baru akan menjalankan tugas organisasi sekaligus mempersiapkan partai menghadapi agenda politik nasional yang akan datang.

 
Penulis: Supriyadi
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *