TNI-Polri Didorong Perkuat Ketahanan Pangan
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menegaskan peran TNI dan Polri sebagai bagian dari rakyat. Menurutnya, tugas kedua institusi tersebut tidak hanya berkaitan dengan pertahanan dan keamanan, tetapi juga harus hadir di tengah masyarakat.
“TNI dan Polri adalah anak kandung rakyat. Tugasnya bukan hanya menjaga pertahanan dan keamanan negara, tetapi juga harus selalu hadir di tengah rakyat. Kesulitan rakyat adalah kesulitan TNI dan Polri,” ujar Prabowo.
Ia mengapresiasi keterlibatan TNI dan Polri dalam mendukung program ketahanan pangan bersama para petani.
Menurut Prabowo, ketahanan pangan bukan hanya menjadi tanggung jawab Kementerian Pertanian, melainkan merupakan gerakan nasional yang membutuhkan keterlibatan seluruh kekuatan bangsa.
“Kita telah mencapai swasembada pangan. Kini kita bergerak menuju swasembada energi dan swasembada air,” katanya.
Prabowo kemudian mengajak seluruh komponen bangsa untuk terus bekerja dengan semangat dan optimisme serta memberikan teladan dalam menjalankan tanggung jawab masing-masing.
Ia menegaskan bahwa kekuatan pertahanan Indonesia tidak hanya bergantung pada aspek militer, tetapi juga pada kondisi rakyat yang kuat dan sejahtera.
“Pertahanan terbaik adalah rakyat yang kuat dan sejahtera. Dengan persatuan, gotong royong, dan keberanian, kita akan membawa Indonesia berdiri di atas kaki sendiri, menguasai kekayaan bangsa, dan mewariskan negeri yang lebih makmur bagi anak-anak dan cucu-cucu kita,” pungkasnya.






