Para peserta juga memohon agar Tuhan memberikan kesadaran kepada seluruh masyarakat Kota Singkawang untuk bersama-sama mencegah dan memadamkan api, menjaga alam, serta tidak melakukan tindakan yang dapat memicu terjadinya kebakaran.
Doa lintas agama tersebut tidak hanya menjadi permohonan spiritual, tetapi juga menjadi pesan moral bahwa perlindungan bumi merupakan tanggung jawab bersama, tanpa membedakan agama dan keyakinan.
Melalui kegiatan tersebut, seluruh elemen masyarakat diharapkan terus bergandengan tangan menjaga Kota Singkawang agar terbebas dari asap dan karhutla, sekaligus membangun kesadaran bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama demi kesehatan dan masa depan generasi mendatang.
Wartawan: Ng Siat Fong






