Daerah  

Empat Suku Melayu Kenegerian Kubu Tegaskan Muzafar Rahim sebagai Kepala Suku Hamba Raja yang Sah

Datuk H. Abdul Karim, MY selaku Kepala Suku Haru sekaligus tokoh yang dituakan dalam Kerapatan Empat Suku Melayu Kenegerian Kubu menegaskan bahwa berdasarkan silsilah keturunan dan bukti-bukti yang telah ditelaah bersama, Muzafar Rahim merupakan sosok yang berhak dan sah menduduki posisi Kepala Suku Hamba Raja.

Penegasan tersebut mendapat dukungan penuh dari Datuk Iskandar selaku Kepala Suku Rao dan Datuk Makmur selaku Kepala Suku Bebas. Keduanya menyatakan bahwa hasil penelusuran terhadap garis keturunan, sejarah keluarga, serta dokumen-dokumen adat yang tersedia menunjukkan bahwa kedudukan Kepala Suku Hamba Raja secara adat berada pada Muzafar Rahim.

Menurut mereka, keputusan tersebut bukan didasarkan pada kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu, melainkan berlandaskan fakta sejarah, nasab keturunan, dan prinsip-prinsip adat yang selama ini dijunjung tinggi oleh masyarakat Kenegerian Kubu.

Selain menegaskan kedudukan Kepala Suku Hamba Raja, musyawarah juga menghasilkan kesepakatan bahwa seluruh persoalan yang berkaitan dengan adat, kesukuan, dan kepentingan bersama wajib diselesaikan melalui forum musyawarah dan mufakat Kerapatan Empat Suku Melayu Kenegerian Kubu.

Para pemangku adat juga sepakat untuk saling menghormati hak, kedudukan, serta wilayah adat masing-masing suku dan memperkuat kerja sama dengan pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta berbagai pihak terkait dalam rangka pelestarian adat dan pembangunan masyarakat.

Lebih lanjut, musyawarah menegaskan bahwa segala bentuk pembentukan atau pengakuan persukuan yang dilakukan di luar mekanisme dan kesepakatan Kerapatan Empat Suku Melayu Kenegerian Kubu dinyatakan tidak sah.

Melalui keputusan bersama ini, para pemangku adat berharap polemik yang berkembang di tengah masyarakat terkait kedudukan dan kepemimpinan adat dapat diselesaikan secara bijaksana berdasarkan fakta sejarah dan ketentuan adat, sehingga persatuan, keharmonisan, dan marwah Kenegerian Kubu tetap terjaga untuk generasi mendatang.

Penulis: Ahmad OkiEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *