Pernyataan tersebut justru memunculkan persoalan baru. Jika mengacu pada jadwal tersebut, mahasiswa harus menunggu hingga akhir tahun untuk menerima bantuan yang seharusnya menopang kebutuhan pendidikan sejak tahun anggaran sebelumnya.
Kondisi ini menimbulkan pertanyaan serius terkait perencanaan fiskal daerah. Program yang menyasar kelompok rentan dinilai seharusnya menjadi prioritas, bukan justru tertunda hingga melampaui tahun anggaran.






