Sekjend GIBM Desak Presiden dan DPR Batalkan Impor 105.000 Kendaraan dari India : “Ini Pukulan Telak bagi Industri Nasional”

4.Impor massal ini dinilai bertolak belakang dengan kampanye Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia( Gernas BBI ).

Sutanto menegaskan bahwa suara penolakan ini didukung oleh struktur organisasi yang solid di berbagai daerah. Saat ini, pengurus GIBM sudah tersebar di 15 provinsi dan 42 kabupaten/kota cabang di seluruh Indonesia. Dengan kekuatan basis massa tersebut, GIBM berkomitmen untuk terus menjadi garda terdepan dalam mengawasi jalannya pemerintahan.

Sutanto menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa, ” GIBM akan terus memantau isu ini hingga ada kepastian bahwa kebutuhan KD/KMP dipenuhi oleh produk-produk hasil karya bangsa sendiri demi kedaulatan ekonomi,” pungkasnya. ( Rls/Ich )

Penulis: Ichwan EfendyEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *