2. Peningkatan pelaporan situasi secara berjenjang kepada Kejati Sumbar dan Direktorat IV JamIntel sebagai bahan pengambilan keputusan strategis.
3. Pendidikan Butuh Kepastian, Bukan Ketakutan
Langkah Kejari Solok melalui program “Jaksa Sahabat Guru” adalah sinyal penting: dunia pendidikan tidak boleh dibiarkan berjalan dalam bayang-bayang tekanan.
Sekolah adalah ruang mencetak masa depan, Ia tidak boleh dikotori praktik pungli, intimidasi, atau ketidakpastian hukum, ketika hukum hadir bukan untuk menakut-nakuti, tetapi mendampingi, maka pendidikan punya peluang lebih besar untuk tumbuh bersih dan berintegritas.
Kegiatan ditutup pukul 11.30 WIB dalam suasana kondusif. Namun substansinya menyisakan pesan kuat: hukum kini hadir lebih dini, bukan menunggu pelanggaran terjadi.






