“Penyerahan makanan bergizi gratis ini menjadi langkah awal pelaksanaan program nasional di Kabupaten Solok. Setiap siswa menerima paket makanan dengan gizi seimbang—karbohidrat, protein, sayuran, dan buah-buahan lokal—sebagai simbol semangat kemandirian pangan daerah dan perhatian negara terhadap tumbuh kembang anak bangsa,” jelas Medison.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, melibatkan unsur pendidikan, kesehatan, dan masyarakat, agar program MBG dapat berjalan berkelanjutan dan berdampak nyata.
Lebih lanjut, Medison menyampaikan bahwa MBG merupakan wujud semangat kesetaraan dan kehadiran negara di ruang kehidupan nyata warganya.
“Negara hadir bukan hanya di ruang kebijakan, tetapi juga di ruang makan anak-anak sekolah. Setiap suapan adalah wujud kasih negara kepada warganya, terutama generasi muda yang akan menjadi penentu arah masa depan,” tegasnya.
Langkah Awal Menuju Indonesia Emas 2045
Dengan dimulainya penyerahan perdana tingkat SMP di SMP Negeri 2 Gunung Talang, Kabupaten Solok menandai langkah awal penuh harapan dalam membangun Indonesia yang tidak hanya pintar, tetapi juga sehat dan berdaya.
Inisiatif ini menjadi bagian penting dalam upaya mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, di mana generasi muda tumbuh dengan gizi baik, pendidikan kuat, dan semangat gotong royong yang tinggi.






