Porosnusantara.co.id |Jakarta, 19 November 2025 — Di sela pelantikan pengurus wilayah UKM IKM Nusantara periode 2025–2030, Ketua Umum Hj. Chandra Manggih Rahayu memberikan pernyataan khusus mengenai arah gerak organisasi dan pentingnya kolaborasi UMKM dengan pemerintah. Didampingi Sekretaris Jenderal Rhesa Yogaswara dan Bendahara Umum Else Indriani, ia menegaskan bahwa penguatan UMKM tidak dapat berjalan secara parsial.
Menurutnya, perjalanan UKM IKM Nusantara selama tujuh tahun membuktikan bahwa membangun ekosistem UMKM membutuhkan kebersamaan.
“Kita tidak bisa berjalan sendiri. Saya didampingi oleh ketua dan bendahara, Ibu Else dan Ibu Yogaswara. Yang melatarbelakangi semua ini adalah visi dan misi yang bukan hanya bicara UMKM saja, tapi juga program pemerintah, khususnya Presiden Prabowo,” ungkapnya.
Ia menilai bahwa kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto serta Menteri Koperasi dan UKM Maman Suherman membawa harapan besar bagi pelaku usaha kecil di seluruh Indonesia. Sinergi program dianggap menjadi pondasi kuat untuk memperluas peluang UMKM, termasuk dalam hal pendampingan, permodalan, serta perizinan halal dan BPOM.
Dalam wawancara tersebut, ia juga menyampaikan apresiasi terhadap Program Makan Bergizi (MBG).
“Program MBG ini bukan hanya untuk anak sekolah, tapi tahun depan juga untuk ibu hamil dan lansia. Ini adalah ruang bisnis bagi UMKM dan sektor pertanian. Saya sangat berharap Pak Dadan selaku Ketua Badan Gizi Nasional memberikan ruang untuk pelaku UKM dan koperasi mendapatkan bagian dalam program tersebut,” jelasnya.
Ketua Umum menekankan bahwa perubahan besar tidak mungkin terjadi tanpa dukungan pemerintah dan kolaborasi lintas sektor.
“Semua berproses. Tidak serta-merta langsung menjadi seperti itu saja tanpa dukungan pemerintah, provinsi, BUMD, dan seluruh masyarakat. Saya memohon sekali agar semua pihak mendukung program Presiden Prabowo,” ujarnya.






