“Kementerian PU saat ini sedang menjalankan program pelatihan bagi santri dari berbagai pondok pesantren, untuk memberikan pembekalan dasar tentang konstruksi, bangunan, dan teknik sipil. Harapannya, ketika ada pembangunan di pesantren, akan ada santri yang memiliki keilmuan teknis untuk memastikan keamanan dan ketepatan prosesnya,” jelas Prasetyo.
Terkait pendanaan, Mensesneg menegaskan bahwa penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan disesuaikan dengan hasil identifikasi dan verifikasi data yang dilakukan oleh instansi terkait.
“Kita sedang melakukan inventarisasi bersama untuk memastikan status dan kelayakan lembaga yang akan mendapat dukungan. Nantinya, besaran anggaran akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan negara, khususnya melalui APBN,” pungkasnya.






