Porosnusantara.co.id | Jakarta,_ Indonesia adalah negara bangsa terbesar dan terkaya di dunia, namun nyatanya sangat paradoksal. Oleh karena itu, bukan sebuah utopia namun sangat realistik Presiden Prabowo Subianto targetkan ekonomi tumbuh 8% per tahun. Bahkan ketika tanggul Indonesia utuh tanpa kebocoran bisa dua digit atau di atas 10%.
Lebih dari itu, setiap anak bangsa dilahirkan di negeri ini semestinya punya saldo ATM 15 juta per bulan. Dan dibawah kepemimpinan Presiden RI ke-8 yang punya marwah berpihak nyata dan besar ke ekonomi rakyat kecil, secara obyektif kami yakini PKL UMKM Indonesia mampu unggul di era digital, tegas Ketua Umum APKLI Perjuangan dr Ali Mahsun ATMO M Biomed saat kongkow Ngopi Ala Kawulo Alut dikawasan PKL 93 Cijantung Jakarta Timur, Minggu Malam, 26/10/2025.
Lebih lanjut Ketua Umum Bakornas LKMI PBHMI 1995-1998 menuturkan, walau tidak semudah membalik tangan, namun ekonomi Indonesia mampu tumbuh 8% bahkan dua digit asal mau mewujudkannya. Lebih dari itu, Indonedia mampu jadi negara maju 2045.
Karena syarat dan prasyaratnya ada di negeri ini. Demikian pula, keberadaan 100 juta PKL UMKM unggul untuk sukses jemput puncak bonus demografi 2030 pun mampu diwujudkan.
Dilandasi keyakinan obyektif tersebut, serta sebagai wujud nyata mensukseskan kinerja Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subiabto, maka Musyawarah Nasional Asosuasi PKL Indonesia Perjuangan (MUNAS APKLI-P) ke-6 akan digelar pada Jumat-minggu, 6-8 Februari 2026 di Jakarta dengan grand tema:
“Gerakan Pasar Rakyat, Revitalisasi dan Integrasi PKL UMKM Indonesia Unggul Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi 8% Tahun 2029”
Kembalikan kedaulatan ekonomi rakyat dan bangsa Indonesia. Kembalikan negeri ini terkaya di dunia dan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat secara berkeadilan.






