Menurutnya, korupsi di negeri ini sudah menembus titik berbahaya. “Korupsi di Indonesia sudah melebihi beban hutang negara. Dampaknya terasa langsung pada rakyat kecil harga naik, pendidikan tersendat, dan layanan kesehatan memburuk,” ujarnya.
Fredi pun menutup dengan nada getir: “Mau dibawa ke mana negara ini kalau korupsi terus dibiarkan, dan rakyat selalu jadi korban? Hukum seharusnya berpihak pada kebenaran, bukan pada kekuasaan.”
Kemandekan penanganan dua kasus besar di Maluku menjadi ujian bagi komitmen aparat penegak hukum terhadap prinsip transparansi dan integritas. Tanpa pengumuman resmi dan akuntabilitas publik, hukum hanya akan menjadi alat kekuasaan bukan pelindung rakyat.(Axnes).






