
Porosnusantara.co.id | Jakarta – Upacara penurunan bendera Sang Saka Merah Putih di Istana Negara dalam rangka peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, Minggu (17/8/2025), menjadi momen penuh kebanggaan bagi masyarakat Lampung, khususnya Kabupaten Way Kanan.
Salah satu putra daerah, Muhammad Ghaalib Al Ghifari, berhasil mengukir sejarah dengan terpilih sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional. Tidak hanya menjadi utusan Provinsi Lampung, pemuda asal Kampung Gunung Katun, Kecamatan Baradatu, Kabupaten Way Kanan itu mendapat kehormatan paripurna sebagai tim inti pembentang pada penurunan bendera Merah Putih di Istana Negara.
Ghaalib, yang kini menempuh pendidikan di SMA Kebangsaan Lampung, tampil penuh disiplin dan khidmat bersama rekan-rekan Paskibraka lainnya. Sekolah tersebut memang dikenal sebagai lembaga pendidikan yang fokus pada pembinaan disiplin, kepemimpinan, dan karakter nasionalis, serta mencetak banyak lulusan berprestasi yang melanjutkan pengabdian melalui jalur Akademi Kepolisian (Akpol) maupun Akademi TNI.
Keberhasilan Ghaalib menjadi Paskibraka Nasional sekaligus pembentang bendera kian meneguhkan tekadnya untuk melanjutkan pendidikan di Akademi Kepolisian (Akpol). Dengan cita-cita mengabdi kepada bangsa, ia berharap langkah kecilnya di Istana Negara dapat menjadi awal dari perjalanan panjang menuju pengabdian yang lebih luas.
Kehadiran Ghaalib di Istana Negara sebagai wakil Lampung menegaskan bahwa generasi muda daerah memiliki kesempatan yang sama untuk berprestasi di tingkat nasional. Ia pun diharapkan dapat menjadi teladan bagi pemuda Lampung dalam menanamkan semangat disiplin, nasionalisme, dan pengabdian.






